Cetak
Kategori: Berita
Dilihat: 617

Dalam upaya penurunan Angka Kematian Ibu  dan Angka Kematian Bayi, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang melalui Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak melaksanakan Kegiatan Penyuluhan Perawatan Secara Berkala Pada Ibu Hamil se Kota Tanjungpinang Tahun 2019. 

Kegiatan Penyuluhan Perawatan Berkala pada Ibu Hamil sepenuhnya dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tanjungpinang Tahun 2019 melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran Organisasi Perangkat Daerah (DPA-OPD) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 dan 11 April 2019 di Aula Bulang Linggi – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tanjungpinang dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang. Pelaksanaan kegiatan Dihadiri oleh 200 orang ibu hamil, Kepala Puskesmas, Bidan Koordinator dan Bidan Kelurahan Se Kota Tanjungpinang, dengan 2 orang narasumber dari DKP2KB yaitu Ibu Rosida, S.Kp selaku Kabid Kesmas, Ibu Dumasari Rambe, SST selaku Kasi Kesga dan Gizi Masyarakat dan 2 orang Instruktur Prenatal Yoga dari Puskesmas Sei Jang yaitu Bidan Deva dan Bidan Anjani.

Penyuluhan dilakukan dengan tiga materi utama yaitu pengenalan tanda bahaya kehamilan, persalinan dan nifas, ASI Eksklusif dan latihan Prenatal Yoga.

Dengan memahami tanda dan bahaya kehamilan, persalinan dan nifas diharapkan para ibu hamil dapat mendeteksi secara dini masalah kesehatan yang dialami serta mencari pertolongan yang tepat dengan segera, sehingga terhindar dari ancaman kesehatan yang fatal dan kematian.

Sementara Prenatal Yoga diharapkan dapat meningkatkan kebugaran dan kesiapan ibu hamil untuk terlaksananya persalinan yang aman dan nyaman.

Sedangkan materi ASI Eksklusif daharapkan dapat memberikan bekal kepada ibu tentang pentingnya ASI serta bagaimana kiat sukses menyusui dalam rangka tumbuh kembang yang optimal bagi bayinya.